BARU Terkuak Sekarang, Ternyata Ashanty Keturunan Bangsawan Kerajaan


Setelah menikah dengan Anang Hermasnyah, Ashanty melebarkan sayapnya dalam bidang bisnis.

Sederet bisni menggiurkan kini tengah dijalani Ashanty.

Ibu sambung Aurel dan Azriel ini menekuni bisnis di bidang kuliner, busana dan kosmetik.


Jarang mengungkapkan latar belakang hidupnya, siapa sangka Ashanty merupakan keturunan bangsawan?

Hal tersebut diungkapkan Ashanty baru-baru ini di laman Instagram pribadinya.

Ashanty mengunggah sebuah foto lawas, dalam foto tersebut duduk kakek dan nenek Ashanty.

Neneknya memangku Ashanty yang masih bayi, sedangkan sang kakek memangku kakak Ashanty.

Dari caption yang dibuat Ashanty, sang kakek diketahui bernama Prof. Dr. KH Abdullah Siddik SH, sedangkan sang nenek bernama H Sutimah Siddik.

Kakek buyut Ashanty, Edward Coles menikah dengan seorang putri keturunan mantan penguasa Pangeran Ing Alaga (nenek buyut Ashanty), di kerajaan Silebar.


Tangkap layar Instagram @ashanty_ash

Unggahan Ashanty

Edward Coles merupakan ayah Prof Dr KH Abdullah Siddik SH.

Kerajaan Silebar berada di wilayah Bengkulu, Sumatra Selatan.

Orang tua nenek buyut Ashanty menjadi gubernur terakhir Benteng Marlborough Bencoolen (Bengkulu), pada 14 Oktober 1781 hingga 28 Februari 1785.

Tak kalah dari pihak pihak sang kakek, Sutimah Siddik juga berasal dari keluarga bangsawan.

Sutimah Siddik merupakan anak dari Louis de Buys seorang berkebangsaan Belanda.

Nenek moyangnya merupakan pangeran dari Pagar Ruyung, yang memimpin masyarakat suku Gumai.

Sebagai keturunan bangsawan, Prof. Dr. KH Abdullah Siddik SH berprofesi sebagai seorang diplomat.

Diberitakan Grid.ID sebelumnya, Prof. Dr. KH Abdullah Siddik SH bahkan kerap menemani petinggi-petinggi negara di acara kenegaraan.


Foto kakek, nenek, dan ibunda Ashanty saat dampingi Presiden Soekarno

Tak hanya sering mendampingi para petinggi negara, Prof. Dr. KH Abdullah Siddik SH juga kerap bertugas ke luar negeri.

sumber: pontianak.tribunnews 

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel