Kabar Duka dari Suami Zaskia Gotik, Sirajuddin Mahmud Sabang: 'Tidak Ada Rumah Sakit yang Menerima...'


Kabar duka datang dari suami Zaskia Gotik, Sirajuddin Mahmud Sabang.

Tengah berbahagia karena memiliki anak pertama dengan sang biduan, Sirajuddin kini harus berpisah dari putrinya.

Sebelumnya, Sirajuddin juga menghebohkan publik lantaran dirinya mengaku tak bisa bertemu dengan anak pertamanya, Aqila Sirajuddin.

Perseteruannya dengan mantan istri juga sempat membuat Imel PC stres hingga terbaring lemas di ranjang rumah sakit.

Kini bukan hanya berpisah dari putri pertamanya, Sirajuddin juga harus berjauhan dari buah cintanya bersama Zaskia Gotik.

Pasalnya, saat ini ia harus menjalani isolasi usai dinyatakan positif terinfeksi covid-19.

Ayah dua orang anak itu mengumumkan kondisi kesehatannya melalui unggahan instagramnya pada (25/12/2020).

Melalui IG TV, Sirajuddin tampak menutupi mulutnya dengan masker sembari berbaring di atas ranjang.

"Patuhi protokol kesehatan secara ketat gaessss," tulis Sirajuddin Mahmud.

Ia juga menceritakan kronologi kejadian hingga dirinya dinyatakan positif terinfeksi covid-19.

"Setelah melaksanakan tes PCR hari Rabu kemarin, saya dinyatakan positif terpapar virus corona," tutur Sirajuddin.

"Kemungkinan besar saya tertular dari orang yang tidak ada gejala," sambungnya.

Suami Zaskia Gotik itu lantas mengingatkan agar semua orang tetap mematuhi protokol kesehatan dan berhati-hati.

"Kesempatan ini saya ingin mengingatkan. Jangan sepelekan karena virus ini nyata dan cepat sekali, kata kuncinya yang harus diingat adalah jangan pernah ketemu orang yang kita tidak tahu kesehatannya," terangnya.

"Ingat, apalagi satu kendaraan, apalagi satu rumah dengan orang asing yang kita tidak tahu kesehatannya sekalipun itu teman dekat kita," jelasnya.

"Karena kita enggak tahu dari mana dia habis bertemu siapa, karena virus itu sangat cepat sekali menularnya," tambahnya.

Tak hanya itu, Sirajuddin juga mengaku setiap pasien yang dinyatakan positif akan kesulitan mendapatkan rumah sakit untuk isolasi.

Hal ini lantaran hampir semua rumah sakit sudah penuh karena meningkatnya kasus pasien terinfeksi covid-19.

"Karena kalau kita udah kena, tidak ada rumah sakit yang menerima karena full jadi harus disortir dan isolasi di rumah dengan keterbatasan obat-obatan," tutur Sirajuddin.

Saat ini, Sirajuddin juga menjalani isolasi mandiri di rumah agar anggota keluarga lainnya tidak tertular.

Dirinya pun harus berpisah dari anak dan istrinya selama kurang lebih 2 pekan hingga kembali dinyatakan negatif.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel